• Pengecekan Nama Perusahaan

    Pengecekan Nama Perusahaan
  • Akta Perusahaan

    Akta Perusahaan
  • SK Menkumham

    SK Menkumham
  • BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)

    BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)
  • NPWP & SKT

    NPWP & SKT
  • SIUP

    SIUP
  • NIB

    NIB
  • Penyewaan Alamat Virtual Selama 1 tahun

    Penyewaan Alamat Virtual Selama 1 tahun
  • Bonus Ruang Meeting 30 Jam selama 1 tahun

    Bonus Ruang Meeting 30 Jam selama 1 tahun
Bronze
IDR. 5 Juta
  • Pengecekan Nama Perusahaan

  • Akta Perusahaan

  • SK Menkumham

  • BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)

  • NPWP & SKT

    Χ
  • SIUP

    Χ
  • NIB

    Χ
  • Penyewaan Alamat Virtual Selama 1 tahun

    Χ
  • Bonus Ruang Meeting 30 Jam selama 1 tahun

    Χ
Silver
IDR. 7 Juta
  • Pengecekan Nama Perusahaan

  • Akta Perusahaan

  • SK Menkumham

  • BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)

  • NPWP & SKT

  • SIUP

  • NIB

  • Penyewaan Alamat Virtual Selama 1 tahun

    Χ
  • Bonus Ruang Meeting 30 Jam selama 1 tahun

    Χ
Gold
IDR. 10 Juta
  • Pengecekan Nama Perusahaan

  • Akta Perusahaan

  • SK Menkumham

  • BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)

  • NPWP & SKT

  • SIUP

  • NIB

  • Penyewaan Alamat Virtual Selama 1 tahun

  • Bonus Ruang Meeting 30 Jam selama 1 tahun

    Χ
Platinum
IDR. 15 Juta
  • Pengecekan Nama Perusahaan

  • Akta Perusahaan

  • SK Menkumham

  • BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)

  • NPWP & SKT

  • SIUP

  • NIB

  • Penyewaan Alamat Virtual Selama 1 tahun

  • Bonus Ruang Meeting 30 Jam selama 1 tahun

Cek Panduan KBLI untuk pemilihan bidang usaha

PENDIRIAN CV

CV merupakan kepanjangan dari Commanditaire Vennootschap atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut dengan Persekutuan Komanditer. CV adalah sebuah persekutuan atau kerja sama yang didirikan oleh seorang yang mempercayakan uangnya atau barangnya kepada pihak lain untuk menjalankan sebuah usaha tersebut. Orang yang menjalankan perusahaan ini sekaligus bertugas sebagai pemimpin.

Ada dua persekutuan dalam usaha dengan jenis CV, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif merupakan orang yang bertugas menjalankan usaha. Sekutu aktif ini berhak melakukan segala hal yang berkaitan dengan kebijakan perusahaan termasuk perjanjian yang berhubungan dengan pihak ketiga. Sekutu aktif sering disebut dengan persero pengurus atau persero kuasa. Kedua, sekutu pasif merupakan sekutu yang menanamkan modalnya di dalam sebuah kerja sama. Dalam arti lain, apabila perusahaan mengalami kerugian, sekutu pasif ini hanya bertanggung jawab pada modal yang telah disertakan. Lalu, apabila perusahaan berhasil membuat keuntungan, sekutu pasif hanya mendapatkan modal yang sudah diberikan. Sekutu pasif juga tidak berhak ikut campur berkaitan dengan kepengurusan atau kegiatan usaha apa pun di dalam perusahaan.

PERSYARATAN PENDIRIAN CV

Syarat-syarat pembuatan CV :

Ada berbagai dokumen yang diperlukan sebagai syarat pendirian CV. Ini merupakan bagian dari prosedur pendirian CV yang harus Anda penuhi. Berikut dokumen-dokumen yang diperlukan.

  • Akta Pendirian/Pembuatan CV
  • Surat Izin Usaha Perdagangan(SIUP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak(NPWP) Perusahaan
  • Tanda Daftar Perusahaan
  • Surat Keterangan Domisili Perusahaan(SKDP)
  • Pengesahan Pengadilan

PEMBUATAN AKTA PENDIRIAN CV

Cara bikin CV sudah diatur dalam Pasal 16 hingga 35 KUHD atau Kitab Undang Undang Hukum Dagang. Dalam pasal 19 KUHD, dijelaskan bahwa harus ada minimal dua orang pendiri, yang sekutu aktif serta pasif. Akta merupakan salah satu syarat wajib untuk pendirian cv. Anda harus menyiapkan beberapa dokumen berikut untuk pembuatan akta pendirian CV.

  • Nama terang, pekerjaan, serta tempat tinggal masing-masing pendiri

  • Penetapan nama yang akan dipakai untuk nama CV

  • Keterangan tentang CV ( biasanya berisi maksud serta tujuan CV)

  • Nama sekutu aktif yang berkuasa menandatangani surat perjanjian mengatasnamakan persekutuan.

  • Masa mulai serta berlakunya CV.

  • Pasal-pasal penting yang lain yang berhubungan dengan pihak ketiga sekaligus pendiri persekutuan.

  • Pendaftaran akta ke Pengadilan Negeri pendirian harus disertai dengan tanggal

  • Menetapkan kas CV khusus yang disediakan untuk pihak ketiga sebagai penagih. Jika telah kosong, tanggung jawab sekutu yang berlaku adalah tanggung jawab pribadi.

  • Pengeluaran satu dan/ atau beberapa sekutu dari kewajiban dan juga hak dalam bertugas atas nama sebuah persekutuan.

Beberapa dokumen yang diperlukan untuk persetujuan dan penandatanganan oleh notaris yaitu :

  • Fotokopi KTP masing-masing pendiri CV (Persero aktif & pasif)

  • Fotokopi NPWP masing-masing pendiri CV (Persero aktif & pasif)

  • Nama CV. Persyaratan nama CV bisa menggunakan 2 suku kata dan tidak wajib dalam Bahasa Indonesia.

  • Foto pendiri perusahaan ukuran 3×4 berlatar belakang merah

Pada proses pembuatan akta dihadapan notaris, jika dokumen tersebut telah disetujui langkah selanjutnya adalah -penandatanganan akta oleh pendiri perusahaan dihadapan notaris. Selanjutnya, notaris akan membuat copy Akta dan mendaftarkan akta tersebut di Kemenkumham untuk mendapatkan Surat Keterangan (SK Kemenkumham). Dokumen ini akan diperlukan untuk langkah selanjutnya.